Infojitunasional.com, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) angkatan VIII di Pondok Pesantren Ash Shidiqiyyah, Bagelen, Gedong Tataan, Pesawaran, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini digagas oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gedong Tataan sebagai bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kapasitas kader NU dalam menjawab tantangan zaman dan memperluas kiprah organisasi di tengah masyarakat. Baca Juga Perkuat Aset Keumatan, PCNU Pesawaran Sosialisasikan Sertifikasi Tanah Wakaf Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Ahad (12-14/12/2025). Kegiatan diawali dengan pembacaan iftitah dan tawasul yang dipimpin oleh Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Pesawaran, Kiai Imam Zakaria Yachya. Mudir Ma’had Pondok Pesantren Ash Shidiqiyyah, Gus Khotibul Umam dalam sambutannya menyampaikan mengenai pentingnya kegiatan ini sebagai sarana penguatan ideologis dan kultural NU di tengah masyarakat. Baca Juga PCNU Pesawaran Gelar Rapat Pleno, Tegaskan Disiplin dan Percepatan Program Kerja “PD-PKPNU ini adalah bekal penting bagi para kader NU untuk memahami jati dirinya sebagai penggerak umat. Kegiatan ini merupakan proses pembentukan karakter dan pemahaman keaswajaan yang mendalam,” tuturnya. Menurutnya, melalui pendidikan ini, akan ditanamkan nilai-nilai ke-NU-an yang kokoh agar mampu menjadi pelita di tengah masyarakat. Staf Ahli Bupati Pesawaran Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Chabrasman menyampaikan apresiasi atas inisiatif NU dalam membangun kapasitas kadernya secara berjenjang dan terstruktur. “Kaderisasi yang dilakukan NU melalui PD-PKPNU merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya yang mumpuni. Ke depan para kader NU mampu tampil sebagai pemimpin-pemimpin yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat Pesawaran,” katanya. Ia mengatakan, pemerintah daerah turut menyoroti peran historis dan kontribusi signifikan NU dalam bidang pendidikan. Lembaga-lembaga pendidikan di bawah naungan NU mulai dari madrasah, hingga perguruan tinggi, telah melahirkan banyak tokoh nasional yang berperan penting dalam pembangunan bangsa. “NU telah membuktikan dirinya sebagai pilar penting dalam pembangunan karakter bangsa. Di Pesawaran sendiri peran NU sangat terasa dan akan dinantikan lahirnya program-program inovatif dari para lulusan kaderisasi NU,” tuturnya. Sementara itu, perwakilan instruktur dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Muhammad Kabul Muliarto menyampaikan apresiasi atas kerja keras PCNU Pesawaran dan tim asistensi yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Ia menekankan pentingnya kesungguhan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. “Jangan tinggalkan lokasi belajar, dan mari kita tata ulang niat belajar untuk bersama menghidupi NU dan memperkuat peran sosial keagamaan di tengah masyarakat,” katanya.

